Tuesday, December 23, 2014

Refleksi Budaya pada Interior Rumah

 

 

Rumah akan lebih terasa sebagai milik Anda dengan menambahkan sisi personalitas di dalamnya. Sisi personal, misalnya selera dan gaya, dapat diterapkan dengan menciptakan interior yang merefleksikan budaya atau daerah asal Anda.
Budaya merupakan bagian integral dari keluarga Anda, ketika dimasukkan ke dalam tema desain interior rumah.
Efek domino
Dekorasi dengan melibatkan budaya adalah cara untuk mengekspresikan keyakinan dan faktor gaya hidup Anda. Budaya di rumah Anda memiliki kemampuan untuk menciptakan efek domino yang sangat positif.
Sebagai contoh, jika Anda mengisi dapur dengan budaya spesifik pada peralatan, maka keluarga dan teman-teman mungkin terinspirasi untuk memberikan sesuatu yang baru kepada Anda.
Tambahkan potongan dekoratif seperti karpet, permadani atau aksen dinding yang secara langsung terkait dengan latar belakang budaya Anda. Hal tersebut bisa menjadi permulaan percakapan dengan tamu Anda.
Tidak peduli apa arah desain interior Anda, ketika menyangkut budaya, desain akan memiliki cara untuk menarik orang lain dan membuka mata mereka terhadap budaya tersebut.
Para tamu di rumah Anda mungkin juga memutuskan untuk mendekorasi rumah mereka dengan budaya yang dimiliki.

Hubungan dengan agama
Agama seringkali memiliki keterkaitan dengan budaya. Terkadang, sulit mencari cara untuk mengekspresikan keyakinan terdalam Anda di rumah, sambil tetap mempertahankan skema dekorasi.
Jika Anda membiarkan budaya terjalin dalam desain melalui palet warna, fotografi atau simbol dengan potongan aksen, Anda akan menemukan bahwa aspek keyakinan terlihat di seluruh interior rumah.
Hal yang sederhana dan jelas seperti menggantung koleksi salib di dinding ruang tamu, misalnya. Ada pula yang memajang ayat-ayat suci Al-Quran.
Budaya pasangan
Sangat mungkin ketika Anda dan pasangan memiliki keyakinan atau budaya yang berbeda.
Dalam keadaan seperti ini, menyoroti budaya pada interior rumah, bisa menjadi cara yang bagus untuk mewakili Anda berdua sebagai individu ketika tinggal di bawah atap yang sama.
Dengan menampilkan budaya masing-masing, maka personalitas, gaya, dan kepercayaan Anda dan pasangan akan berjalan seimbang. Hal ini juga menjadi cara efektif untuk menunjukkan kepada keluarga dan tamu bahwa budayalah yang mempersatukan Anda berdua meskipun berbeda.
Akar budaya
Membawa budaya ke dalam interior rumah adalah langkah personal yang dapat merefleksikan akar budaya Anda yang terdalam.
Terkadang, budaya datang dari praktik kehidupan sehari-hari. Tetapi, ada pula budaya yang didapatkan setelah perjalanan panjang ke tempat-tempat tertentu. Perjalanan yang Anda anggap penting, dapat ditunjukkan melalui dekorasi interior.
Carilah bingkai foto unik. Pertimbangkan untuk membingkai foto orang-orang atau tempat-tempat yang Anda anggap istimewa. Cocokkan mereka dengan skema desain interior.
Anda juga bisa membawa benda-benda unik khas tempat yang pernah Anda singgahi, misalnya kerang atau pasir di dalam toples. Benda ini dapat mengingatkan Anda akan pantai yang memiliki kenangan khusus.
[ Sumber : http://properti.kompas.com/ ]

No comments:

Post a Comment

Dapatkan soft-disain rumah tempat tinggal di halaman [KLIK DISINI]

Dezeen Magazine

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...