Share : TOP NEWS, ARTICLE, PLAN and SOFTWARE of architecture from various sources
Saturday, May 30, 2026
Biodigestor rumahan
Monday, May 11, 2026
Ilmuwan China Bikin Tanaman Avatar, Bisa Menyala Gantikan Lampu Kota
Para ilmuwan di China berhasil menciptakan tanaman yang bisa bersinar di kegelapan, mirip seperti dunia dalam film Avatar. Teknologi ini bahkan disebut berpotensi menggantikan lampu listrik di masa depan.
Tanaman bercahaya ini dikembangkan menggunakan rekayasa genetika dengan memanfaatkan gen penghasil cahaya dari kunang-kunang dan jamur bercahaya. Peneliti menyisipkan gen tersebut ke dalam sel tanaman, sehingga tanaman mampu memancarkan cahaya alami tanpa membutuhkan listrik.
Cahaya yang dihasilkan memang tidak terlalu terang, tetapi cukup terlihat di kondisi gelap. Hingga saat ini, lebih dari 20 jenis tanaman telah berhasil dimodifikasi, termasuk bunga seperti anggrek, bunga matahari, dan krisan.
Saturday, June 29, 2019
Menciptakan Lingkungan yang Bersih dan Sehat
Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Tidak jarang karena kesibukan dan berbagai alasan lain, kita kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar kita, terutama lingkungan rumah.
Saturday, December 8, 2018
Allan Savory: Cara menghijaukan gurun-gurun di bumi dan membalikkan laju perubahan iklim
Silahkan simak video berikut :
Sumber : https://www.english-video.net/v/id/1683
Monday, April 25, 2016
Membersihkan Sungai dengan Kincir Air
Sebuah konsorsium memodifikasi kincir air menjadi mesin penyedot yang mampu membersihkan puluhan ribu metrik ton sampah, metode yang ternyata dianggap paling efektif dalam membersihkan Sungai Jones Falls. Ikuti liputan selengkapnya oleh tim VOA dari Baltimore, Maryland.
Thursday, October 9, 2014
Menggunakan Kejeniusan Alam Dalam Arsitektur
Tuesday, October 7, 2014
Membangun dengan tanah liat
Diébédo Francis Kéré and his architectural firm mendisain dan membangun gedung dengan "good for the environment", lihat tayangan video berikut :.
Diébédo Francis Kéré tahu pasti apa yang ingin dilakukannya ketika ia menerima gelar sarjana di bidang arsitektur ... Ia ingin pulang ke Gando di Burkina Faso, untuk membantu para tetangganya meraih keuntungan dari pendidikannya. Dalam paparannya yang memukau, Kéré menunjukkan beberapa struktur indah yang telah ia bantu bangun di desa kecilnya dalam tahun-tahun setelahnya, termasuk sebuah sekolah dasar yang terbuat dari tanah liat, yang dibangun oleh seluruh komunitas masyarakat, dan memenangkan penghargaan.
Biodata Diébédo Francis Kére [Klik Disini]
Wednesday, September 24, 2014
Learn all about green roof professional
We hereby must note that plantation in pots isn’t considered a form of green pots. The types of green roofs are intensive, semi intensive, and extensive. They are classified according to the depth, and the reparation they need.
Intensive roofs bear, on average a weight of 390–730 kg/m2 while extensive roofs bear, on average a weight of 50–120 kg/m2 , and semi intensive somewhere in between. The average cost of an intensive system is $355–2368/m2, while that of an extensive system costs $108–248/m2.
|
|
It is also a source of oxygen through the famous photosynthesis process. In addition to filtering the rain from the heavy metals which pollute it, it protects the building from extreme hot or cold conditions. It absorbs sound waves and creates a barrier to avoid noise pollution.
The disadvantages are mainly economical, the initial cost of establishment of a green roof is double that of an ordinary roof. The building on which a green roof is established needs special requirements in order to bear the extra weight, which makes its installation on average buildings usually impossible.
The steps are rather simple:
1) Making sure the roof can bear plant life; can bear the weight.
2) Adding drainage as excess water might cause serious damage to the building.
3) Making the roof waterproof, to avoid possible collapse or corruption
4) Adding the soil, which should be a mixture of organic and inorganic soil.
It is also preferable to be light-weighed.
5) Adding the plants.
6) Installing an irrigation system.
Projects Examples :
Green Roof Art School in Singapore
Sky Garden house
Green-Roofed School Blends Into the Environment
The Green School In Stockholm
Sumber : http://archiengineering.com/ - (green roof service LLC)
Sunday, April 14, 2013
Father and son skyscraper in Cairo, Egypt
Location: Cairo, Egypt
Proposal : 450 meters
Architect Design : Ahmed Elseyofi
Area : 8000 m2
the main shape taken from the relationship between Father and son
Shapes of the slaps was taken from Wadi Degla rocks shapes
to create a relationship between design and nature
![]() |
| Human shot |
![]() |
| Lay out |
Friday, March 22, 2013
Agora Tower by Vincent Callebaut Architectures
Designed by Vincent Callebaut Architectures
Project Team: Emilie Diers, Frederique Beck, Jiao Yang, Florence Mauny, Volker Erlich, Philippe Steels, Marco Conti Sikic, Benoit Patterlini, Maguy Delrieu, Vincent Callebaut
Model Maker: Patrick Laurent
Client: BES Engineering Corporation, Taipei
Surface Area: 42 335.34 m2
Location: Taipei, Taiwan
Website: vincent.callebaut.org
Vincent Callebaut Architectures' project named the Agora Tower was awarded with the First Prize Winner in November 2010 for the new Luxurious Residential Tower located at Taipei.The Project is currently under construction and will be completed hopefully in 2016. Discover more of this award winning prize after the jump:
Monday, October 29, 2012
Gardens by the Bay - World Building of the Year
World Architecture Festival 2012: the Gardens by the Bay tropical garden in Singapore has been awarded the World Building of the Year prize at the World Architecture Festival in Singapore.
Sunday, October 28, 2012
Green home in Vietnam disain Arsitek Vo Trong Nghia Pemenang "WAF 2012 Winner - House awardK27"
"Stacking Green" Rumah kurus tinggi pada plot sempit di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, yang dirancang oleh Vo Trong Nghia Arsitek, telah memenangkan kategori green home. "WAF 2012 Winner ‘House awardK27’
Tuesday, October 23, 2012
Open-Air Living in the Mountains of Bali
Houzz at a Glance
Who lives here: Simon Evans
Location: Mount Batukaru, Bali, Indonesia
Size: 115 square meters (377 square feet); 1 bedroom, 1 bathroom
That's interesting: All the building's sustainable materials were gathered within 2 miles of the house.
Saturday, October 20, 2012
Arsitektur Bioklimatik
Defenisi :
Arsitektur bioklimatik adalah suatu pendekatan yang mengarahkan arsitek untuk mendapatkan penyelesaian desain dengan memperhatikan hubungan antara bentuk arsitektur dengan lingkungannya dalam kaitanyan iklim daerah tersebut. Pada akhirnya bentuk arsitektur yang dihasilkan juga dipengaruhi oleh budaya setempat, dan hal ini akan berpengaruh pada ekspresi arsitektur yang akan ditampilakan dari suatu bangunan, selain itu pendekatan bioklimtaik akan mengurangi ketergantungan karya arsitektur terhadap sumber – sumber energi yang tidak dapat dipengaruhi.
Perkembangan Arsitektur Bioklimatik
Perkembangan Arsitektur Bioklimatik berawal dari 1960-an. Arsitektur Bioklimatik merupakan arsitektur modern yang dipengaruhi oleh iklim. Arsitektur bioklimatik merupakan pencermian kembali arsitektur Frank Loyd Wright yang terkenal dengan arsitektur yang berhubungan dengan alam dan lingkungan dengan prinsip utamanya bahwa didalam seni membangun tidak hanya efisiensinya saja yang dipentingkan tetapi juga ketenangannya, keselarasan, kebijaksanaan, kekuatan bangunan dan kegiatan yang sesuai dengan bangunannya, “Oscar Niemeyer dengan falsafah arsitekturnya yaitu penyesuaian terhadap keadaan alam dan lingkungan, penguasaan secara fungsional, dan kematangan dalam pengolahan secara pemilihan bentuk, bahan dan arsitektur”.
Monday, October 15, 2012
Strategi Pengelolaan Sampah Yang Ramah Lingkungan
Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. “Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.” (Istilah Lingkungan untuk Manajemen, Ecolink, 1996).
Pengaruh sampah terhadap manusia dan lingkungan
Pembuangan sampah yang tidak terkontrol dan lokasi serta pengelolaan sampah yang tidak memenuhi syarat, cepat atau lambat, baik langsung maupun tidak langsung akan menimbulkan dampak negatif terhadap manusia dan lingkungan. Dampak yang ditimbulkan, antara lain :
1. Penyebab penyakit / bahaya kesehatan
Penyakit diare, kolera, tifus dan penyakit kulit serta demam berdarah (haemorhagic fever) dapat menyebar dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai, karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Keracunan juga bisa disebabkan dari sampah, contoh kasus : Telah dilaporkan bahwa di Jepang kirakira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.
2. Pencemaran Lingkungan
Sampah dapat mencemari lingkungan,baik darat, perairan, maupun udara. Pencemaran darat yang dapat ditimbulkan oleh sampah misalnya ditinjau dari segi kesehatan sebagai tempat bersarang dan menyebarnya bibit penyakit, sedangkan ditinjau dari segi keindahan, tentu saja menurunnya estetika (tidak sedap dipandang mata).
Pencemarann perairan yang ditimbulkan oleh sampah misalnya Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. Pencemaran udara yang ditimbulkan contohnya penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi
dapat meledak.
Selain berdampak buruk bagi manusia dan lingkungannya, keberadaan sampah yang tidak terkontrol juga berdampak pada keadaan social ekonomi bagi masyarakat.Oleh karena itu dibutuhkan cara penanganan yang tepat terhadap keberadaan sampah tersebut guna memperkecil dampak negative yang timbul .
Pengelolaan sampah di negara Jepang dan Jerman
Monday, October 8, 2012
Green School di Bali, di Desain dari Bambu
Green School, sebuah laboratorium raksasa yang dibangun oleh PT Bambu, Sekolah ini berada diantara kedua sisi Sungai Ayung di Sibang Kaja, Bali, didalam hutan lebat yang berisi tanaman asli dan pohon-pohon yang tumbuh di samping kebun organik . bangunan ini didukung oleh sejumlah sumber energi alternatif, termasuk air panas dan serbuk gergaji dari bambu untuk alat memasak, generator bertenaga Hydro vortex dan panel surya (Tenaga Matahari).
Bangunan ini terdiri dari ruang kelas, pusat kebugaran, ruang perakitan, perumahan, kantor, kafe dan kamar mandi. Sebagian Besar Terdiri dari berbagai ruangan kelas . Bahan Baku dari gedung ini adalah Bambu lokal, yang diambil dari pengembangan berkelanjutan (perkebunan) sehingga terus dikembangkan dan menghasilkan stok yang banyak , Sehingga nanti Bambu tersebut bisa digunakan untuk bereksperiment arsitektur selanjutnya. Hasilnya adalah Sebuah komunitas hijau yang bisa menjadikan inspirasi dan ilmu bagi para mahasiswa agar lebih penasaran, lebih fokus untuk mempelajari tentang Lingkungan hijau agar planet ini selamat dari bahaya Efek Rumah Kaca dan sebagainya.
Friday, September 21, 2012
Kuliah hari ini : Introduction to Sustainability
(Associate Director of the School of Earth, Society and Environment and a research Associate Professor in the department of Geology at the University of Illinois Urbana-Champaign)
[ Sign Up ]
Demographics, population trends
Tuesday, May 22, 2012
Wind ventilation
Wind ventilation is the easiest, most common, and often least expensive form of passive cooling and ventilation.
Successful wind ventilation is determined by having high thermal comfort and adequate fresh air for the ventilated spaces, while having little or no energy use for active HVAC cooling and ventilation.
Quantifying Ventilation Effectiveness
To measure the effectiveness of your ventilation strategies, you can measure both the volume and speed of the airflow..
The volume of the airflow is important because it dictates the rate at which stale air can be replaced by fresh air, and determines how much heat the space gains or loses as a result. The volume of airflow due to wind is:
The coefficient of effectiveness is a number from 0 to 1, adjusting for the angle of the wind and other fluid dynamics factors, such as the relative size of inlet and outlet openings. Wind hitting an open window at a 45° angle of incidence would have a coefficient of effectiveness of roughly 0.4, while wind hitting an open window directly at a 90° angle would have a coefficient of roughly 0.8.
Monday, May 7, 2012
Cocoon-Like Vertical Bamboo Towers Are High Tech and Primitive at The Same Time
Thursday, April 5, 2012
Award-Winning Architecture Students Inspired by the Desert Snail
Project Title: BioArch
Designers: Elnaz Amiri, Hesam Andalib, Roza Atarod, and M-amin Mohamadi from the Art Institute of Isfahan in Iran
Date: February 2012
Autodesk Software Used: Autodesk® Ecotect Analysis
Project Summary
The team’s goal was to use biomimicry-inspired design to reduce energy use in a building designed for Iran’s harsh desert climate. The team needed to use passive design strategies to protect building occupants from intense sunlight and provide both moisture and ventilation.Their Bio-Arch design, inspired by the desert snail, minimizes the surface area exposed to solar radiation with curved surfaces, shades nested levels of activity underneath an outer shell, and creates buffer zones that are tempered with natural ventilation.
Problem & Constraints
In entering the 2011 Biomimicry Student Design Challenge, the architecture design team from the Art Institute of Isfahan needed to create an energy efficient design for their local context in Iran that draws inspiration from nature.The climate in Iran is hot and dry, and much of the land is desert. The temperature of the desert averages 43 degrees Celsius during the day, and the surface temperature can be as high as 65 degrees Celsius.
To keep the occupants comfortable in these harsh conditions, the shelter needs to protect them from intense sunlight and provide both moisture and ventilation. To create an energy efficient design the team needed to use as effective passive design strategies.










