Showing posts with label training. Show all posts
Showing posts with label training. Show all posts

Friday, April 17, 2026

SEBERAPA PENTINGKAH BAHASA VISUAL DALAM ARSITEKTUR?

SEBERAPA PENTINGKAH BAHASA VISUAL DALAM ARSITEKTUR? 

Analisis morfologis arsitektur Mesoamerika berdasarkan bahasa visualnya memungkinkan kita mempelajari konfigurasi dan penataan internal elemen formalnya, serta hubungan antara unit visual paling sederhana yang disusun secara geometris menjadi bentuk yang lebih kompleks. 

Ringkasan 

Bahasa visual dipahami sebagai sistem pengorganisasian gambar melalui elemen formal yang membentuk karya seni dan budaya apa pun, yang mencerminkan pemikiran dan pandangan dunianya sendiri. Begitulah kasus patung arsitektur yang luar biasa di kota kuno El Tajín, yang diakui oleh UNESCO pada tahun 1992 sebagai Situs Warisan Dunia. Melalui analisis bahasa visual bangunan, studi kasus yang representatif, dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih besar tentang konstanta formal, komposisi, morfologi, geometri, kanon estetika, dll. yang membantu interpretasi ikonografi dan ikonologis, mempromosikan konservasi dan restorasi yang tepat. Tesis ini telah disusun dalam tiga bagian: yang pertama menunjukkan konteks sejarah, sosial dan religius 

Mesoamerika dan kemudian wilayah utara-tengah Veracruz, di pesisir Teluk Meksiko, tempat El Tajín berkembang. Yang kedua memaparkan komponen bahasa visual dan persepsi formalnya, menggunakan metodologi yang didasarkan pada analisis strukturalis dan formalis, dan menggunakan gambar garis untuk kejelasan gambar yang lebih baik, pertama unit formal individu dipelajari, dan kemudian morfologi komposisi objek. . bangunan studi kasus El Tajín. Bagian ketiga dan terakhir mengacu pada pentingnya dan kelanggengan bahasa visual khas El Tajín di zaman kita. Menggunakan metodologi berdasarkan analisis strukturalis dan formalis, dan menggunakan gambar garis untuk kejelasan gambar, unit formal individu dipelajari terlebih dahulu, dan kemudian morfologi komposisi bangunan studi kasus El Tajín. Bagian ketiga dan terakhir mengacu pada pentingnya dan kelanggengan bahasa visual khas El Tajín di zaman kita. Menggunakan metodologi yang didasarkan pada analisis strukturalis dan formalis, dan menggunakan gambar garis untuk kejelasan gambar, unit formal individu pertama kali dipelajari, dan kemudian morfologi komposisi bangunan studi kasus El Tajín. Bagian ketiga dan terakhir mengacu pada pentingnya dan kelanggengan bahasa visual khas El Tajín di zaman kita. 

Apa Persepsi Visual Dalam Arsitektur? 

Persepsi visual tentang ruang dan struktur, karena banyak informasi yang diterima manusia bersifat visual dan informasi ini adalah bagian dari rasionalitas individu; Penegasan ini telah menyebabkan apa yang disebut analisis visibilitas, yang telah berkembang pesat di 

Wednesday, May 25, 2022

Pintar atau kompeten saja tidak cukup

Si Kompeten tapi Menyebalkan atau si Kurang Cerdas yang Menyenangkan?

---

BEGITU banyak sifat dan karakter rekan kerja di kantor. Ada yang menyenangkan, ada yang menyebalkan. Ada yang bekerja dengan baik, ada yang tidak. Di antara yang buruk, yang mana yang lebih banyak dipilih?

Mungkin saja ada yang karyawan yang beranggapan bahwa tak masalah jika dibenci atau kurang disukai rekan kerja yang lain, selama dia mampu mengerjakan pekerjaannya dengan baik dan benar. Namun, apakah karyawan dan atasan memiliki pendapat yang sama?

“Sayangnya tidak. Suka atau tidak, orang lebih menyukai pribadi yang menyenangkan daripada pribadi yang kompeten, tapi menyebalkan,” kata Tiziana Casciaro, dalam Harvard Business Review report: “Competent Jerks, Lovable Fools, and the Formation of Social Network” yang dibuatnya bersama Miguel Sousa Lobo.

Dalam laporan tersebut keduanya mengidentifikasi empat kepribadian yang ada di lingkungan kerja. Mereka yaitu “si kompeten yang menyenangkan” (loveable star), “si kurang cerdas yang menyenangkan” (loveable fool), “si kompeten yang menyebalkan ” (competent jerk), dan “si kurang cerdas yang menyebalkan” (incompetent jerk). Manajer dan rekan kerja tentu saja akan memilih yang pertama dan menghindari yang terakhir.

Namun jika harus memilih di antara yang kedua dan ketiga, ada hal yang menarik di sini. Kalangan manajer sering kali mengatakan bahwa kompetensi lebih diutamakan dibanding faktor like and dislike. Namun kenyataan di lapangan justru terbalik dari itu.

Orang-orang lebih suka memilih orang yang cocok atau disukainya dibanding orang yang kompeten, namun tidak disukainya atau tidak disukai lingkungannya.

Si kompeten yang menyebalkan

Seperti apakah orang-orang yang masuk kategori ini? “Mereka adalah orang-orang yang merasa harus selalu menjadi yang terbaik. Mereka perlu untuk membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang yang patut dipuji dan dipertahankan di perusahaan. Bisa jadi mereka melakukan apa pun untuk mencapai tujuan ini,” tandas konsultan Sharon Melnick,seperti dikutip dari monster.com.

“Mereka adalah orang yang senang menyimpan informasi penting hanya untuk dirinya sendiri. Mereka sulit untuk bekerja sama dengan orang lain dan menghambat orang lain untuk bisa bekerja dengan baik,” tambah konsultan karier lainnya, Laura Tully.

Tak cuma itu, menurut Melnick, seorang karyawan yang pintar namun brengsek adalah mereka yang gemar mengklaim keberhasilan orang lain sebagai keberhasilannya. Mereka juga gemar mencela ide orang lain dan membuat orang lain terlihat buruk.

“Kalau rekan yang lain meninggalkan atau menjauhi dirinya, maka dia akan menyalahkan rekan tersebut. Intinya, dia selalu punya alasan atas segala hal,” kata Melnick.

Jika karyawan yang kompeten dan berperilaku baik mendapatkan keberhasilan lewat koneksi dan hubungan yang baik dengan banyak kalangan serta melihat kepada perkembangan perusahaan, maka si kompeten yang menyebalkan akan selalu menghitunghitung berapa besar energi yang sudah dikeluarkannya dan berapa besar keuntungan yang kembali kepadanya.

Mengubah diri

Jika Anda tergolong karyawan kompeten yang menyebalkan, cobalah perbaiki diri Anda. Anda mungkin selalu mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik. Atasan boleh jadi selalu puas dengan hasil kerja Anda.Namun, bisa jadi pula sesungguhnya tak ada yang mau menjadi rekan kerja Anda atau bekerja setim dengan Anda. Bukankah sebagai manusia, hal itu menyedihkan?

Karena itulah, cobalah untuk mengevaluasi kerja dan sikap Anda pada rekan kerja yang lain. Jujurlah kepada diri Anda sendiri tentang sikap dan respons rekan kerja Anda terhadap Anda.

Semakin Anda jujur, semakin Anda bisa menemukan inti masalah dan mencari solusinya. Kalau perlu, tanyalah manajer dan rekan kerja yang bisa Anda percaya dan tanyakan perihal sikap dan perilaku Anda di kantor.

Hasilnya mungkin akan menyakitkan, namun justru bisa membuat Anda memahami segala hal yang telah terjadi. Cara lainnya yang bisa Anda lakukan adalah menganalisa tentang hubungan Anda dengan rekan kerja.

Apakah mereka senang saat melihat Anda ada di tempat kerja? Apakah mereka mengajak Anda berbincang, baik saat jeda bekerja maupun saat istirahat? Apakah Anda menjadi bagian dari komunitas rekan kerja?

Dan apakah Anda sering diikutsertakan dalam proyek kantor? Jika jawabnya “tidak”, sudah saatnya Anda memperbaiki sikap buruk Anda di tempat kerja. Cobalah untuk mulai mendengarkan. Cara terbaik untuk bisa memahami orang lain adalah dengan mendengarkan perkataan mereka. Jika Anda bisa memahami mereka, maka Anda akan menjadi karyawan yang menyenangkan.

“Kalaupun Anda tidak bisa menyenangkan, setidaknya dengan mendengarkan dan memahami orang lain Anda bisa jadi karyawan yang dihargai atau dihormati,” ujar Melnick.

Intinya, cobalah untuk mencari tahu apa kelemahan dan kelebihan Anda. Setelah itu, cari cara untuk mengembangkan kelebihan dan meminimalisasi kelemahan. Dengan begitu, Anda bisa saja berubah dari “competent jerk” menjadi “loveable star”.

Oleh : Jurnalis - SINDO

Friday, June 30, 2017

Kuliah/kursus online : Building with Nature



Learn how to use ecological and engineering design principles to develop more effective and sustainable hydraulic infrastructure

About this course 
This is an Archived Course

EdX keeps courses open for enrollment after they end to allow learners to explore content and continue learning. All features and materials may not be available, and course content will not be updated. Check back often to see when new course start dates are announced.

If you’re interested in the concept of building with nature, then this is the engineering course for you. This course explores the use of natural materials and ecological processes in achieving effective and sustainable hydraulic infrastructural designs. You will learn the Building with Nature ecosystem-based design concept and its applications in water and coastal systems. During the course, you will be presented with a range of case studies to deepen your knowledge of ecological and engineering principles.

You’ll learn from leading Dutch engineers and environmental scientists who see the Building with Nature integrated design approach as fundamental to a new generation of engineers and ecologists.

Join us in exploring the interface between hydraulic engineering, nature and society.

LICENSE

The course materials of this course are Copyright Delft University of Technology and are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike (CC-BY-NC-SA) 4.0 International License.

See moreabout Engineering: Building with Nature
 
What you'll learn 
  • Basic engineering design principles, and basic ecological principles, relevant to the Building with Nature approach
  • How to assess which principles are applied in several case studies and so form your own opinion on whether the hydraulic infrastructure is meeting engineering, ecosystem and societal goals
  • How to apply your new knowledge in assessing the potential for Building with Nature solutions where you live

Read more [ Click Here ]

edX Offers Free, Online Classes in Architecture, Engineering and Urbanism




Founded by 
Harvard and MIT, edX offers more than 800 free, online courses as well as certificates from top universities around the world, including Harvard, MIT and UC Berkeley. The courses cover everything from literature to poetry, medicine, biology, urban planning, engineering, history and architecture. 

Taught mostly in English, the courses have different weekly requirements, and generally require participants to be online at designated times of the day. There are also classes offered in other languages like Chinese, French, Spanish and Portuguese. They also offer certificates that can be purchased at the end of the course, costing between $50-$70.
Below we’ve rounded up some of the most interesting courses in the areas of Architecture, Engineering and Urbanism: 
View all of the courses related to architecture:

Tuesday, October 2, 2012

Autodesk Education Community: Construction Management

Autodesk provides virtual design and construction management solutions to help improve the overall planning, coordination, and control of a project from beginning to end. The Autodesk BIM solutions allow you to explore and evaluate a project’s constructability before it’s built, improve cost reliability, visualize construction processes through 4D simulation and clash detection, increase coordination between stakeholders throughout the design and construction process, and better predict, manage and communicate project outcomes.

Be sure and watch this informative video that was created Solar Decathlon teams that outlines the workflow and all the tools available to you.



Construction Management Curriculum

Autodesk has created video tutorials, exercises and assessment questions that support the courses a Construction Management student will take. Below are quick links to the specific curriculum Units for each category.

Intro to BIM and Design

Modeling for Construction

Integrated Project Delivery, (IPD) and Collaborative Studios

Several Units of the BIM curriculum have been translated into other languages. Click here to view what is available.
 
-->

Wednesday, October 26, 2011

Rhino News : Training


Grasshopper workshops and events
Beginning, intermediate and advanced workshops are being scheduled around the globe.  Select from the following for details and registration information.
New Books
In case you missed any of these on our Rhino blog, take a look at some of the new books that have been published.
Do you have an iPad, iPhone or iPod touch?
You can now view Rhino files with our new iRhino 3D™ app. Details...